Al kisah ada sebuah pertemuan 3 tokoh agama yaitu islam, kristen, dan
hindu di kalimantan. Pertemuan untuk mendiskusi agama yang saat itu terdapat masalah tentang agama.
Ketiga tokoh itupun sampai di pulau kalimantan. Waktu menunjukan pukul 11 siang
dan cuaca saat itu sedang hujan, tiba-tiba ada suara
petir bunyinya keras sekali.
“Haleluya haleluya” kata pak pasthur sambil kaget mendengar
suara petir.
“itu halilintar pak pasthur” saut pak haji.
“tetapi di agama saya diajarkan seperti itu harus menyebut
haleluya” kata pak pasthur.
“tapi tetep aja itu halilintar” kata pak haji.
Hari pun sudah malam dan pertemuan itu dilanjutkan dengan
makan malam. Di saat para tokoh sudah bertemu di meja makan dan di meja makan ada banyak makanan yang
sudah di sediakan. Pak pasthur memilih suatu makanan. Di meja makan itu ada
daging babi dan dalam agama islam pak haji tidak di perbolehkan makan danging
babi itu.
"pak pasthur itu makanan apa kok bau tidak enak dan belum
pernah saya mencium nya?” tanya pak haji.
“ini makanan paling nikmat pak haji” jawab pasthur.
“emang itu makanan apa pak? “ tanya pak haji yang
penasaran.
“ini daging babi pak haji” jawab pasthur.
“astaqfirullah allazim itu tidak boleh di agama saya, itu
haram” kata pak haji sambil terkejut.
“haha, itu di agama pak haji tapi kalau di agama saya ini
makanan paling enak, berarti pak haji gak bisa nikmatin surga dunia. Pak haji
mau gak?” kata pasthur sambil terbahak-bahak dan meledek.
Pak haji hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Tiba saat malam puncak dan saat itu pak haji membawa
istrinya. para tokoh agama itu kembali ke kamar nya masing-masing. Tidak
sengaja pak pasthur sedang lewat depan kamarnya pak haji dan mendengar suara desahan
perempuan, pak pasthur ingin tahu pak haji sedang apa di dalam sana. Pak
pasthur langsung membuka pintunya pak haji. Pak pasthur pun kaget melihat pak
haji sedang berhubungan badan karena dalam agama kristen pak pasthur tidak di
perbolehkan menikah dan berhubungan badan dengan perempuan.
“wah, ini gak bisa di biarin pak, perlakuan ini menurut
agama saya tidak boleh pak haji” kata pasthur yang kaget melihat kelakuan pak
haji.
“itu menurut agama pak pasthur tapi kalau menurut agama
saya kalau saya melakukan hal ini dengan istri saya itu di perbolehkan inilah
nikmatnya surga dunia” kata pak haji sambil meledek pak pasthur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar